MENJAWAB SEMUA SOLUSI DALAM MENGGAPAI CITA-CITA ANDA

Kamis, 21 Februari 2013

261 Siswa Akan Ikuti UNPK Paket C

SOLO – Sebanyak 261 peserta bakal mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C di Kota Solo pada 15 April mendatang. Jumlah peserta tersebut berdasarkan Data Nominasi Tetap (DNT) yang diperoleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikpora Kota Solo, Wahyu Widayati, mengatakan 261 peserta tersebut berasal dari delapan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Kedelapan PKBM tersebut yakni PKBM Cahaya Rezeki ada 49 peserta, PKBM Berdikari ada 12 peserta, PKBM Purwosari ada 39 peserta, PKBM Kratonan ada 31 peserta, PKBM Sinar Mentari ada 39 peserta, PKBM Ar-Ridho ada 30 peserta, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Solo ada 31 peserta, dan Kelompok Belajar (Pokjar) Anugerah ada 19 peserta.

“Total ada sebanyak 261 peserta,” jelasnya saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (20/2/2013). Pelaksanaan UNPK Paket C digelar bersamaan dengan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MA pada 15 April. Pelaksanaan UNPK Paket C yang digelar bersamaan dengan UN tersebut adalah yang pertama kalinya.

“Perbedaannya, UN SMA/SMK/MA digelar pada pagi hari, UNPK Paket C digelar pada siang hari,” imbuhnya. Dengan pelaksanaan yang berbarengan tersebut peserta bisa merasa bahwa mereka benar-benar disetarakan.

Meski pelaksanaan UNPK Paket C menjadi lebih awal daripada tahun lalu, dia tetap optimis peserta memiliki persiapan yang cukup. Apalagi, peserta UNPK Paket C tahun ini juga menghadapi 20 tipe soal berbeda dalam satu ruangan.

Dia mengatakan dalam satu ruangan maksimal diisi 20 siswa. Kendati demikian, tempat pelaksanaan UNPK Paket C belum ditentukan. Pihaknya akan melakukan rapat koordinasi lagi dengan penyelenggara UN dan UNPK terkait masalah ini.
Dia berharap seluruh peserta bisa mengikuti UNPK tanpa mengalami hambatan.

Dia memastikan ijazah UNPK Paket C bisa digunakan untuk mendaftar di perguruan tinggi. Dia mengimbau PKBM sebagai penyelenggara UNPK untuk melakukan persiapan kepada peserta agar tidak ada masalah saat ujian.

Pengelola PKBM Sinar Mentari, Eko Purnomo, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan peserta jauh sebelum pelaksanaan UNPK. Dia mengaku sudah menggelar try out secara mandiri pada beberapa waktu lalu.


sumber: http://www.solopos.com/2013/02/20/unpk-261-siswa-akan-ikuti-unpk-paket-c-381148
Share:

Kamis, 10 Januari 2013

Undangan Perpisahan Untuk Alumni PKBM Cemerlang

PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
PKBM
“CEMERLANG”
Alamat: SDN No. 09 Padangsambian Denpasar Barat, Bali
Jl. Gunung Sanghyang, Gg. Pajajaran







Denpasar 15 Januari 2013
Perihal        :  Undangan Kepada Yth
Alumni PKBM Cemerlang Tahun lalu
Di tempat


Dengan Hormat,

Sehubungan dengan adanya acara perpisahan siswa-siswi PKBM Cemerlang tahun ajaran 2011-2012, kami segenap panitia perpisahan mengundang saudara/i untuk menghadiri acara kami pada:



Hari/ Tanggal              : Rabo (malam), 23 Januari 2013
Pukul                             : 18.30 wita
Acara                             : Perpisahan siswa-siswi PKBM Cemerlang Tahun Ajaran 2011-2012
Tempat      : Gedung Sebaguna SDN No. 09 Padangsambian Denpasar Barat
Alamat                          : Jalan Gunung Sanghyang, Gang Pajajaran

Demikian atas perhatian dan waktunya kami ucapkan banyak terima kasih.


                                                                                                         Panitia Perpisahan


Ketua                                                                                                       Sekretaris



Julius Kristianto                                                                                   Murni Handayani



Mengetahui
Kepala/ Pengelola




Anak Agung Oka Suamba

Share:

Senin, 24 Desember 2012

Pengumuman Siswa Baru Sekolah Kesetaraan PKBM Cemerlang



PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
(PKBM)
“CEMERLANG”
PADANGSAMBIAN DENPASAR
Alamat: SD Negeri No 9 Padangsambian Denpasar Barat


PENGUMUMAN
Nomor: 01.09/PENG/PKBM/CML/2012

Dalam tahun pelajaran 2012/ 2013 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ‘CEMERLANG” menerima paserta didik/ siswa baru sebagai berikut;
A.    1.   KF (Keaksaraan Fungsional) yaitu Pendidikan Buta Aksara
2.   Pendidikan Kesetaraan Program Paket A setara SD
3.   Pendidikan Kesetaraan Program Paket B setara SMP
4.   Pendidikan Kesetaraan Program Paket C setara SMA

B.     Syarat-syarat pendaftaran untuk program KF dan paket A

1.      Menyerahkan empat (4) lembar fotocopy akte kelahiran.
2.      Menyerahkan empat (4) lembar fotocopy KK/ KTP/ SIM.
3.      Menyerahkan empat (4) lembar pas photo ukuran 3x4cm.
4.      Beserta satu (1) buah stof map kosong warna merah.

C.     Syarat-syarat pendaftaran untuk program paket B dan paket C

1.      Menyerahkan empat (4) lembar fotocopy ijazah beserta SKHUN nya.
2.      Menyerahkan empat (4) lembar fotocopy akte kelahiran
3.      Menyerahkan empat (4) lembar fotocopy KK/ KTP/ SIM.
4.      Menyerahkan empat (4) lembar pas photo ukuran 3x4cm.
5.      Beserta satu (1) buah stof map kosong warna hijau paket B, warna kuning paket C.
6.      Membayar uang pendaftaran lima puluh ribu rupiah.
7.      Membayar uang SPP satu semester.

D.    Keterangan lebih lanjut dapat ditanyakan pada waktu pendaftaran.


Denpasar, 02 Mei 2012
Pengelola

TTD

Anak Agung Oka Suamba





Jl. Gunung Sanghyang Gang Pajajaran, Gang Sriwijaya Denpasar | Telp. (0361) 8450492 | www.pkbmcemerlangdps.blogspot.com


Catatan: Dapatkan Formulir disini dua rangkap 
               Disini dan Disini
Share:

Rabu, 08 Agustus 2012

UNPK Paket A dan B Diikuti 225 Peserta

Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP) periode I tahun 2012 diselenggarakan serentak mulai, Senin (16/7) kemarin. Di Denpasar, UNPK Paket A dan B dipusatkan di SMPN 3 Denpasar. Sebanyak 225 peserta terdaftar mengikuti ujian yang berlangsung hingga Rabu (18/7) besok.
Ke-225 peserta UNPK tersebut meliputi, 61 orang peserta UNPK Paket A dan 164 orang peserta UNPK Paket B. Keseluruhan peserta ujian berasal dari 15 PKBM di Denpasar. Pelaksanaan UNPK Paket A dan B hari pertama kemarin di Kota Denpasar dipantau Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ir. IGN Eddy Mulya, S.E., M.Si.,  didampingi Kabid Pendidikan Dasar, Made Raka, S.E., M.Si., Ak. 
Peserta tertua UNPK Paket A  atas nama I Made Kentri kelahiran 1965 dari PKBM Ki Hajar Dewantara. Sedangkan peserta termuda UNPK Paket A atas nama I Made Sumardika. Sumardika kelahiran 2000 dari PKBM Dharma Jati II.

   Sementara, peserta tertua UNPK Paket B atas nama Ni Wayan Margiani kelahiran 1964 dari UPT SKB Kota Denpasar. Sedangkan peserta termuda UNPK Paket B atas nama Yanik Ayu Siamawati kelahiran 1999 dari PKBM Niti Mandala Renon.
Eddy Mulya mengatakan, pendidikan non-formal dan formal memiliki kualitas yang setara. Jadi out put yang dihasilkan dari kejar paket setara dengan kualitas yang dihasilkan dari pendidikan formal. Karena itu, lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan non-formal diharapkan mendapat tempat di hati masyarakat, karena lulusan yang dihasilkan benar-benar sama dengan sekolah formal.

   
Dalam upaya menghasilkan lulusan berkualitas dari kejar paket, Eddy Mulya menghimbau, para pengawas serta peserta didik betul-betul mengikuti prosedur ujian yang telah ditetapkan. Ia menegaskan, peserta UNPP yang tidak hadir mengikuti ujian otomatis dinyatakan gugur. ‘’Demikian pula dengan peserta ujian yang tak memenuhi persyaratan lulus secara langsung tidak lulus pada ujian periode I dan diberi kesempatan mengikuti UNPP periode II yang direncanakan berlangsung Oktober mendatang,’’ ujar Eddy Mulya.
Made Raka menambahkan, UNPK Paket B menerapkan pola dua paket berbeda dalam satu ruangan. Sedangkan UNPK Paket A menerapkan soal seragam. Guna meminimalisasi kecurangan dalam pelaksanaan ujian, kata dia, teknis pengawasan diberlakukan ketat layaknya ujian di sekolah formal.

   Tiap ruangan dikawal dua orang pengawas.
UNPK Paket A hari pertama ujian Senin kemarin, para peserta berhadapan dengan soal-soal Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia. Pada hari selanjutnya mereka akan menjawab soal-soal Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika. Sedangkan UNPK Paket B, pada hari pertama kemarin mengujikan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia. Pada hari kedua, peserta UNPK Paket B dijajal soal-soal Ilmu Pengetahuan Sosial dan Matematika. Selanjutnya hari ketiga peserta ujian menjawab soal-soal Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam. ‘’Untuk setiap mata pelajaran yang diujikan, peserta UNPP dialokasikan waktu 120 menit untuk mengerjakan soal-soal ujian yang seluruhnya berbentuk multiple choice (pilihan ganda). (123)


Sumber  ; http://denpostnews.com/index.php/2011-10-30-16-54-53/1693-di-denpasar-unpk-paket-a-dan-b-diikuti-225-peserta
Share:

224 Peserta UNPK Tidak Lulus 'RIAU'

224 orang dinyatakan gagal lulus dalam Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C di Provinsi Riau. Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten/kota diminta sesegera mungkin mengumumkan setelah hasil ujian itu diterima dari provinsi.

Jumlah ini diketahui setelah Disdik Provinsi Riau menerima hasil penilaian tersebut dari pusat. Dari data itu juga diketahui bahwa total peserta yang dinyatakan lulus UNPK Paket C mencapai 3.915 orang. 3.914 peserta yang lulus dari kelompok IPS dan satu lagi dari kelompok IPA.

"Untuk kelompok IPA, pesertanya memang hanya lima orang," ungkap Kepala Disdik Riau yang didampingi Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal, Media Evayani SH kepada Tribun, Senin (6/8).

Menurut dia, persentase ketidaklulusan UNPK Paket C di Riau hanya 5, 32 persen. Dari 224 peserta yang tidak lulus, jumlah terbanyak ada di Kabupaten Rokan Hilir. Yaitu mencapai 65 orang. Diikuti Kabupaten Meranti sebanyak 31 orang dan Kota Pekanbaru 18 orang. Sementara persentase ketidaklulusan terendah ada di Kabupaten Pelalawan yaitu 1,32 persen atau hanya tiga peserta.

Lalu, jika ditinjau dari segi total nilai, peserta asal Pekanbaru berhasil menduduki posisi pertama. Dimana Dumai berhasil menorehkan total nilai 53,47. Di posisi kedua ditempati Kota Pekanbaru dengan total nilai 52,36 dan di posisi ketiga Kabupaten Bengkalis dengan nilai 50,15.
Diterangkan Media, dibanding tahun lalu hasil yang dicapai kali ini tak jauh berbeda. Dimana tahun lalu, dari 4.782 peserta di UNPK Paket C tahap pertama, peserta yang tidak lulus mencapai 217 orang. Sementara yang lulus 4.565 orang.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ketidaklulusan peserta. Faktor pertama ada peserta yang tidak mengikuti ujian secara penuh. Sehingga yang bersangkutan langsung dinyatakan gugur sebagai peserta UNPK Paket C. Faktor lainnya adalah nilai yang diraih masih dibawah batas nilai kelulusan.

Menurutnya, peserta yang lulus harus mencapai rata-rata nilai akhir paling rendah 5,5 dari seluruh mata pelajaran. Sementara untuk nilai rata-rata per mata pelajaran minimal mencapai angka 4,0. Dibawah angka tersebut maka peserta dianggap tidak lulus.

Hasil UNPK Paket C hari ini (kemarin-red) mulai diserahkan ke masing-masing kabupaten/kota. Sementara untuk pengumumannya, Disdik Riau berharap sesegera mungkin dilakukan. Pengumuman dilakukan oleh masing-masing lembaga yang mengikutsertakan siswanya dalam UNPK lalu.

Terkait blangko ijazah, Media mengaku belum menerima. Menurutnya, blangko ijazah masih ada di pusat dan biasanya baru sampai di daerah sekitar 1 sampai 2 minggu setelah pengumuman UNPK Paket C dilakukan.

Meski demikian, peserta yang telah lulus dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi masih memiliki kesempatan untuk ikut tes masuk perguruan tinggi. Diantaranya dengan mengurus Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani kepala Disdik setempat.

Sementara itu ditanya tentang hasil UNPK Paket A dan B, Media menjelaskan sampai saat ini hasil pemindaian masih ada di Jakarta. Proses penilaian sedang berlangsung dan direncanakan pada tanggal 11 Agustus mendatang sudah diumumkan.

Sebagai informasi, setelah hasil UNPK Paket A, B dan C tuntas diumumkan, Disdik membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengikuti ujian kesetaraan tahap kedua tahun 2012. Berdasarkan jadwal, pelaksanaan UNPK Paket C tahap kedua dilakukan pada tanggal 8 sampai 11 Oktober mendatang. Sementara untuk Paket A dan B dilakukan tanggal 15 sampai 17 Oktober. (*)


Sumber ; http://pekanbaru.tribunnews.com/2012/08/07/224-orang-tak-lulus-paket-c-riau
Share: