224 orang dinyatakan gagal lulus dalam Ujian Nasional Pendidikan
Kesetaraan (UNPK) Paket C di Provinsi Riau. Dinas Pendidikan (Disdik)
kabupaten/kota diminta sesegera mungkin mengumumkan setelah hasil ujian
itu diterima dari provinsi.
Jumlah ini diketahui setelah Disdik
Provinsi Riau menerima hasil penilaian tersebut dari pusat. Dari data
itu juga diketahui bahwa total peserta yang dinyatakan lulus UNPK Paket C
mencapai 3.915 orang. 3.914 peserta yang lulus dari kelompok IPS dan
satu lagi dari kelompok IPA.
"Untuk kelompok IPA, pesertanya
memang hanya lima orang," ungkap Kepala Disdik Riau yang didampingi
Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal, Media Evayani SH kepada
Tribun, Senin (6/8).
Menurut dia, persentase ketidaklulusan UNPK
Paket C di Riau hanya 5, 32 persen. Dari 224 peserta yang tidak lulus,
jumlah terbanyak ada di Kabupaten Rokan Hilir. Yaitu mencapai 65 orang.
Diikuti Kabupaten Meranti sebanyak 31 orang dan Kota Pekanbaru 18 orang.
Sementara persentase ketidaklulusan terendah ada di Kabupaten Pelalawan
yaitu 1,32 persen atau hanya tiga peserta.
Lalu, jika ditinjau
dari segi total nilai, peserta asal Pekanbaru berhasil menduduki posisi
pertama. Dimana Dumai berhasil menorehkan total nilai 53,47. Di posisi
kedua ditempati Kota Pekanbaru dengan total nilai 52,36 dan di posisi
ketiga Kabupaten Bengkalis dengan nilai 50,15.
Diterangkan Media,
dibanding tahun lalu hasil yang dicapai kali ini tak jauh berbeda.
Dimana tahun lalu, dari 4.782 peserta di UNPK Paket C tahap pertama,
peserta yang tidak lulus mencapai 217 orang. Sementara yang lulus 4.565
orang.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan ketidaklulusan
peserta. Faktor pertama ada peserta yang tidak mengikuti ujian secara
penuh. Sehingga yang bersangkutan langsung dinyatakan gugur sebagai
peserta UNPK Paket C. Faktor lainnya adalah nilai yang diraih masih
dibawah batas nilai kelulusan.
Menurutnya, peserta yang lulus
harus mencapai rata-rata nilai akhir paling rendah 5,5 dari seluruh mata
pelajaran. Sementara untuk nilai rata-rata per mata pelajaran minimal
mencapai angka 4,0. Dibawah angka tersebut maka peserta dianggap tidak
lulus.
Hasil UNPK Paket C hari ini (kemarin-red) mulai diserahkan
ke masing-masing kabupaten/kota. Sementara untuk pengumumannya, Disdik
Riau berharap sesegera mungkin dilakukan. Pengumuman dilakukan oleh
masing-masing lembaga yang mengikutsertakan siswanya dalam UNPK lalu.
Terkait
blangko ijazah, Media mengaku belum menerima. Menurutnya, blangko
ijazah masih ada di pusat dan biasanya baru sampai di daerah sekitar 1
sampai 2 minggu setelah pengumuman UNPK Paket C dilakukan.
Meski
demikian, peserta yang telah lulus dan ingin melanjutkan pendidikan ke
jenjang yang lebih tinggi masih memiliki kesempatan untuk ikut tes masuk
perguruan tinggi. Diantaranya dengan mengurus Surat Keterangan Lulus
(SKL) yang ditandatangani kepala Disdik setempat.
Sementara itu
ditanya tentang hasil UNPK Paket A dan B, Media menjelaskan sampai saat
ini hasil pemindaian masih ada di Jakarta. Proses penilaian sedang
berlangsung dan direncanakan pada tanggal 11 Agustus mendatang sudah
diumumkan.
Sebagai informasi, setelah hasil UNPK Paket A, B dan C
tuntas diumumkan, Disdik membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin
mengikuti ujian kesetaraan tahap kedua tahun 2012. Berdasarkan jadwal,
pelaksanaan UNPK Paket C tahap kedua dilakukan pada tanggal 8 sampai 11
Oktober mendatang. Sementara untuk Paket A dan B dilakukan tanggal 15
sampai 17 Oktober.
(*)
Sumber ; http://pekanbaru.tribunnews.com/2012/08/07/224-orang-tak-lulus-paket-c-riau